• Skip to primary navigation
  • Skip to main content

Vebrian

kan jadi seonggok tanah.

  • Home
  • Life
You are here: Home / Life / A Decade, A Re:Verse

A Decade, A Re:Verse

Vebrian Wardhana — February 16, 2026

Semacam refleksi, perjalanan 10 tahun. 

2016-2026. 

Lewati banyak perjalanan. 

Dari umur 23 menjadi 33 tahun.

Pengen mendetail tapi ingatan manusia ini memang terlalu terbatas, context windows-nya sedikit katanya. Lupa konteks kalau di-prompt terus.

Hanya mau memulai menulis… Lagi.

Penting, ku rasa. Saat dimana teknologi text generation udah sangat canggih.

Berbagi cerita lewat tulisan jadi barang mahal (mungkin).

Blog ini juga sudah lama tak diisi meski ada banyak narasi yang ingin dikurasi.

2016, adalah awal. 

Setelah lulus kuliah, ada keinginan untuk pergi keluar dari rumah.

Nyebrang pulau. 

Akhirnya mendarat pertama di Jogja, Solo, Kudus, dan berakhir di Magetan.

2017-2018. Agak lupa ngapain aja.

Sempat balik lagi ke Jawa buat, re-nyantri di Sintesa kalau ga salah.

Ziarah bareng teman-teman saat tiket pesawat Surabaya masih 400 ribuan.

Muncak ke Prau? Jalan-jalan ke Malang? Kalau ga salah. Lupa.

2019, COVID-19? Lockdown.

Keknya di sini ada time skip deh.

2020, mulai kepoin segala hal di bidang IT. 

Percaya bahwa bidang ini akan jadi masa depan. 

Jadi programmer, gajinya tinggi. Katanya.

Mulailah ikut bootcamp online dan belajar web development selama 6 bulan.

Masih ingat, saat itu kelas pertama, malam hari, di pengungsian karena rumah kebanjiran. Januari 2021. 

Sambil mencoba untuk aplikasikan ilmu digital marketing yang didapat. 

Membuat blog, mendapatkan traffic. Dapat duit. Sambil belajar ilmu baru.

Akhir 2021 mulai belajar hal baru lagi: cyber security, lewat TryHackMe.

Hari kedua, day streak. Langsung ambil subscription 1 tahun. 

Goal? Kelarin semua room, dapetin badge 1500 day streak. 

2023, mulai pede untuk apply ke Apple Developer Academy.

Ini akademi impian yang sejak lama ingin aku coba, ga yakin masuk karena bukan anak IT saat itu dan belum pernah tau ngoding sama sekali.

Alhamdulillah, rezeki.

Sekali apply diterima dan sekali lagi melanglang buana ke Batam selama 10 bulan. Mungkin aku ceritakan detailnya di artikel berbeda. Ga janji.

Tahun 2024 dilalui di pulau Batam, jadi alumni akademi developer Apple dan Desember kembali kampung.

2025 adalah tahun uji coba dan ujian.

Mencoba aplikasi ilmu lama yang sudah makin update, hingga menghasilkan banyak celah “vulnerability” yang harus ditambal. 

Tahun dimana sangat telat untuk memahami apa itu arus kas dan laporan keuangan sebagai basis data mengambil keputusan finansial.

2026, tahun AI ku rasa.

Awal tahun. Goal lama memang kesampaian, ga kerasa 5 tahun.

Diberi kesehatan hingga bisa dapat day streak 1500. Masya Allah…

Selain itu, ilmu yang aku pelajari sejak 2011-sekarang berasa jadi lebih mudah didapatkan berkat teknologi AI.

Hingga sekarang jujurly, ga pernah ngoding.

Malah berkat AI jadi bisa bikin program otomasi bikin video.

Ide-ide lama yang dulu pengen banget dibuat menjadi software (alasan belajar ngoding dulu) menjadi lebih mudah diwujudkan dengan teknik vibe coding.

Kata para ahli, AI jadi amplifier buat mereka yang sudah ada fundamental. 

Bisa jadi.

Next step? Ada keinginan untuk kuliah ke luar negeri. Tapi english masih ampas…

Tahun ini masih berjuang lagi dari nol, mencoba aplikasikan ilmu yang sudah dimiliki dibantu AI. 

Dewasa adalah saat sadar: bahwa ada goal yang hanya bisa digapai seiring waktu dan tak dapat di-leverage bahkan dengan uang.

Dan, sadar bahwa ada goal yang mudah digapai dengan bantuan cadangan kalor lebih banyak.

Lailatul Qadar memang harus diperjuangkan ternyata.


Sekian, cuma mau isi blog doang. Udah lama berdebu.

Saatnya putar balik.

Melihat diri yang lama. Dan, bersyukur masih diberi iman, ilmu, dan nyawa.

Happy birthday to me 🎉

Selamat berpuasa Ramadhan.

Salaam from Vebrian.

Copyright © 2026 · Minimalist Pro on Genesis Framework · WordPress · Log in